Pages

Sunday, October 2, 2011

dirimu begitu berharga jika kamu mengetahuinya

soalan: bagaimana tips menghargai diri di sisi Allah agar kita mendapat tempat di sisi manusia
(lebih kurang macam tuhla soalan yang moderator bagi dalam forum tadi)

jawapan: (yang sempat saya salin)
-kita semua mempunyai reputasi- dalam sebuah hadis,Rasulullah S.A.W bersabda,"Jikalau Allah Ta'ala itu mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril untuk memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu -hai Jibril- si Fulan itu. Jibril lalu mencintainya, kemudian ia mengundang kepada seluruh penghuni langit memberitahukan bahwa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu semua -hai penghuni-penghuni langit- si Fulan itu. Para penghuni langitpun lalu mencintainya. Setelah itu diletakkanlah penerimaan baginya -yang dimaksudkan ialah kecintaan padanya- di kalangan penghuni bumi." (Muttafaq 'alaih) Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala apabila mencintai seorang hamba, lalu memanggil Jibril kemudian berfirman: "Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan, maka cintailah ia." Jibril lalu mencintainya. Seterusnya Jibril memanggil pada seluruh penghuni langit lalu berkata: "Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu semua si Fulan itu." Orang itupun lalu dicintai oleh para penghuni langit. Selanjutnya diletakkanlah penerimaan -kecintaan- itu baginya dalam hati para penghuni bumi. Dan jikalau Allah membenci seorang hamba, maka dipanggillah Jibril lalu berfirman: "Sesungguhnya Aku membenci si Fulan itu, maka bencilah engkau padanya." Jibril lalu membencinya, kemudian ia memanggil semua penghuni langit sambil berkata: "Sesungguhnya Allah membenci si Fulan, maka bencilah engkau semua padanya." Selanjutnya diletakkanlah rasa kebencian itu dalam hati para penghuni bumi."



Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman -dalam hadits Qudsi: "Barangsiapa yang memusuhi kekasihKu, maka Aku memberitahukan padanya bahwa ia akan Kuperangi -Kumusuhi. Tidaklah seorang hambaKu itu mendekat padaKu dengan sesuatu yang amat Kucintai lebih daripada apabila ia melakukan apa-apa yang telah Kuwajibkan padanya. Tidaklah seorang hambaKu itu mendekat padaKu dengan melakukan hal-hal yang sunnah, sehingga akhirnya Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya, maka Akulah telinganya yang ia pakai untuk mendengarkan, Akulah matanya yang ia pakai untuk melihat, Akulah tangannya yang ia pakai untuk mengambil dan Aku pulalah kakinya yang ia pakai untuk berjalan. Jikalau ia meminta sesuatu padaKu, pasti Kuberi dan jikalau ia mohon perlindungan padaKu, pasti Kulindungi." (Riwayat Imam Bukhari)

jawapan Fatimah Syarha
1.segera menyahut 'calling' daripada Allah(solat)
-kalo xde urusan penting seperti menuntut ilmu dan sebagainya, terus solat selepas masuk waktu solat
-supaya Allah pandang kita, menunjukkan yang kita sayang padaNya melebihi yang lain dan balas cintaNYA.

2. baca 'emel dan 'SMS' dari Allah (al-quran)
-mencontohi para sahabat yang menjadikan alquran sebagai perbualan harian.

3. selalu pandang 'MMS' dari Allah
-pandang kebesaran Allah seperti penciptaan malam dan siang, hidupan di dunia, alam sekitar dan sebagainya.

4. malu saat 'dating' dengan Allah
-kebiasaannya seseorg yang berjumpa dengan orang yang dihormatinya dan disukainya akan tunduk dan malu tanda hormat dan memuliakannya. sebagai contoh seperti seorg rakyat kepada rajanya.
-jadi, perlu tunduk dan khusyuk(tdk memikirkan yang lain) dalam solat serta malu dengan kesilapan2 yang pernah dilakukan.

5. selalu rindu dan ingat Allah
-rindu dengan tahajud, baca quran, jumpa orang2 yang soleh, rindu dengan majlis2 ilmu dan sebagainya.
"Barangsiapa yang merindukan pertemuan dengan Allah, maka Allah pun merindukan pertemuan dengannya."


6. banyakkan sebut nama Allah

7. bersabar dengan ujian Allah
-ujian para nabi sangat hebat, dan kerana itulah mereka mendapat darjat yang tinggi di sisi Allah
-perumpamaan: jika diambil 3 sudu garam dan diletakkan di dalam segelas air masak, pastinya air itu berasa masin. namun jika 3 sudu garam itu diletakkan di dalam sungai, pasti air sungai itu tidak akan berubah rasanya.
begjtu juga dengan ujian.. garam umpama ujian/masalah, dan air itu umpama hati/jiwa. jika hati kita kuat, insyaAllah ujian yang diterima tidak akan terasa berat, tidak terlalu tertekan sehingga ingin membunuh diri.

8. cintakan dan rindu apa2 yang berkaitan dengan Allah
-contoh masjid, kaabah dan sebagainya

9. didik jiwa supaya rasa ada perasaan luar biasa bila disebut nama Allah. 
- dalam quran, Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu yang sempurna imannya ialah mereka yang apabila disebut nama Allah dan sifat-sifat-Nya gementarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatnya, menjadikan mereka bertambah iman dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah. "

10. cemburu dengan orang yang lebih menunjukkan sayangNya pada Allah
-cemburu yang dibolehkan. 
-ingin menjadi sepertinya
-contoh ulamak, orang2 soleh, org2 yang berjaya

11. berusaha untuk mraih redha Allah
-banyak sebarkan sayang. doa dan baik sangka pada yang lain

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...